Anak Kecil Depresi Karena Sering Dipukul

KoranHarian.Net,  Anak Kecil Depresi Karena Sering Dipukul - Seorang anak kecil berinisial MSP (10) warga dari Desa Karang Depo, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mendapat kekerasan yang tidak wajar dari ketua orantuanya.

Diduga pelaku adalah kedua orangtuanya sendiri dikabarkan ibu kandungnya yang berinisial MR (25) kerap seringkali memukul anak kandungnya ini dengan sepatu dan iakt pinggang pada bagian dada dan mukanya.

Ayah tirinya BN (50) ikut serta melakukan kekerasan kepada anak kecil ini dibagian kepala sampai babak belur sampai anak laki-laki ini ketakutan untuk pulang kerumah.

Dikabarkan perlakuan orang tua karena anak laki-lakinya karena anaknya nakal, MSP pun ditangani pemerintah dengan melibatkan Sakti Peksos Kemensos RI, Pemda Seluma, Dinkes, DP3AKB, dan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Laki-laki (PPTP2A).

Video pengakuan anak kecil ini tersebar di media sosial dan viral dengan tersangka kedua orangtuanya sehingga mendorong Polres Seluma bergegas dan memang sudah terbukti bahwasannya anak ini sering mendapatkan kekerasan  dengan berulang-ulang sampai anak ini trauma.

Semua sudah membagi tugas untuk menangani anak ini Dinas Kesehatan fokus dalam menangani kesehatan anak ini, Sakti Peksos Kemensos dan Dinsos ke rehabilitas sosial, Pemda fokus pada rumah perlindungan anak dan solusinya. 

Dari hasil dinas kesehatan korban mengalami penyakit talesmia  untuk sementara korban masih tinggal di rumah pegawai Dinkes Seluma, Sawah Lebar, Bengkulu.

Yayasan juga memberi informasi korban masih mengalami trauma, rasa takut yang tinggi saat bertemu orang yang baru dikenal terutama pada ibu-ibu.

Jika korban sudah stabil maka akan dititipkan ke panti dan mendapatkan hak anak seumurannya seperti kasih sayang orangtua, bersekolah, teman-teman, pendidikan, dan lainnya.

Pemulihan tetap dilakukan dan kondisi kejiwaan korban dengan perlahan pun kembali stabil namun sifat agresif masih menempel pada korban hanya saja sekarang lebih periang  dan mulai mudah beradapsi karena ditempat baru karena lingkungan yang sangat mendukungnya hanya saja jangan perna ungkit masa lalunya, perlahan akan pulih.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.