Prabowo Terusterang & Meminta Ampun

KoranHarian.Net, Prabowo Terusterang & Meminta Ampun - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku bersalah karena sudah menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2012.

Ahok yang waktu itu berpasangan dengan Joko Widodo yang sekarang menajdi Presiden.

"Dulu saya tunjuk Ahok, saya salah saya minta maaf". Atas kesalahan ini, Prabowo minta maaf didepan ribuan kader dan simpatisan Partai Gerindra di Depok, Minggu 01 April 2018.

Prabowo mengatakan bahwa dirinya hanya ingin menunjukkan Pancasila, tidak ada alasan lain mengusung Ahok di Pilkada DKI hanya untuk menunjukkan perwujudan Pancasila.

Prabowo juga menambahkan bahwa Islam itu tidak menakutkan, malah memberi kesejukan. "Kita keliru dulu, Kalau salah minta maaf donk" kata Prabowo.

Prabowo Subianto juga menyebutkan 80 persen kekayaan negara dikuasai hanya satu persen golongan. Sudah sekian lama Indonesia merdeka tapi bangsa ini masih belum menikmati kekayaannya.

Bangsa kita ini termasuk lengah kita kurang waspada termasuk elite, Prabowo meminta ampun karena kapok dengan elite Indonesia didepan ribuan warga Depok, Minggu 01 April 2018.

Prabowo pun tak menampik dirinya menjadi bagian elite Indonesia dan menegaskan dirinya berbeda dengan elite lain, "Saya elite namun saya sudah tobat".

Menurut Prabowo sendiri membela kepentingan rakyat berarti harus memihak, jika menyangkut kepentingan bangsa, tidak ada kata netral jadi harus memilih "Harus memihak pada bangsa sendiri" tegas dia.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.