Pilihan Beda Itu Biasa, Tapi Ingat Pilih Pemimpin Yang Baik

KoranHarian.NetPilihan Beda Itu Biasa, Tapi Ingat Pilih Pemimpin Yang Baik - Semarang, Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perbedaan pilihan agar tidak menyebabkan konflik berkepanjangan.

Yang dapat menyebabkan keretakan terutama perbedaan dalam memilih pemimpin karena ditahun ini akan dilakukan pemilihan gubernur dan tujuan pemilihan bupati/ wali kota.

Jokowi mengatakan 'Jateng ada Pilgub dan 7 kabupaten, Tahun depan 2019 pun ada Pilpres Jika dalam demokrasi ada pilihan beda dalam demokrasi, itu biasa'  ujar Jokowi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 14 April 2018.

Jokowi terus mengimbau agar antar pendukung jangan sampai merusak hubungan apik yang sudah dibangun. Jangan hanya karena pilkada bisa terjadi konflik ditengah masyarakat yang tidak kunjung berhenti.

Dimana pun jika ada perbedaan pendapat itu biasa, namun harus kita ingat dalam memilih pemimpin kita hatus pilih pemimpin yang paling baik, Jokowi melontarkan kalimatnya dengan maksud agar masyarakat tidak kehabisan energi dalam terus mempersoalkan pemilihan kepala daerah.

Dalam pemilihan tentu ada yang menang dan kalah sama juga dengan proses demokrasi dalam memilih pemimpin, namun demokrasi itu harus rukun dan bersama dalam membangun negara.

Menteri Agaman Lukman Hakim Syaifuddin meminta penyuluh agama, mubaligh serta da'i agar dapat menyampaikan khotbah yang berisi ajakan yang mendidik dan tidak bersifat memprovokasi.

Menyampaikan pesan yang baik dan bermoral kepada masyarakat agar selalu memiki peran dan menyerap aspirasi untuk ikut menjaga situasi dalam dinamika politik yang makin tinggi.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.