Loyalis Anis Mengoncang PKS

KoranHarian.Net, Ada api maka ada asap, semua bermula dari pemberhentian sejumlah pekerja PKS yang dijatuhkan adalah els Presiden PKS Anis Matta..

Fahri Hamzah mengutip di Twitter Kamis 05 April 2018 yang paling akhir adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumatera Selatan Ustadz Erza Saladin yang kenal baik dengan saya sejak lama. Orang yang santun, baik, giat serta penuh dedikasi. Beliau dicintai dan dihormati kader.

Fahri mengatakan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu Ezri mendadak dipecat. Pemberhentian loyalis Anis Matta berujung perlawan kader PKS yang selama ini berada di barisan Anis Matta.

Satu persatu melakukan perlawanan, semua suara perlawanan dirangkum dalam bentuk video.

Muhammad Ridwan mengatakan 'Saya beserta 11 ketua DPD PKS Sumsel telah melakukan konfirmasi kepada kawilda Sumbagsel dan Presiden PKS terhadap pemberhentian Ustaz Erza Saladin dari Ketua DPW PKS Sumsel'

Dalam pemberhentian tersebut, semua masih belum menemukan kesalahan Ustad Erza ke AD/ART, ujar Ridwa seraya meminta keterangan dari Presiden PKS Sohibul Iman.

Akibat pemecatan orang Anis Matta, terjadilah perlawanan serentak loyalis Anis Matta. DPP PKS dalam pembersihan terhadap loyalitas Anis, kata mereka. Isu tersebut semakin panas dan menjadi bahan pokok pembicaraan.

Menurut alih-alih hasil dari klarifikasi , elite DPP PKS memutuskan menipis isu pembersihan anggota Anis Matta, salah satu unsur pimpinan DPP PKS juga memberi komentar 'saya tidak mendengar isu pembersihan loyalis Anis dan sepertinya tidak seperti itu', Senayan, Jakarta, Kamis 05 April 2018.

Nasir pun memberi komentar, sebenarnya wajar saja dalam organisasi jika ada pengikut setia Anis Matta tidak masuk dalam bagian pengurus DPP. Bila ada gerbong kepemimpinan yang terangkut juga hal biasa dalam politik, PKS selalu mendahulukan persaudaraan dalam berpartai.

Jadi kalau kedepannya saat pimpinan ini dijabat seseorang lalu gerbong yang lain tidak di angkut, karena di dalam nya sda ada penumpang lain. Dikarenakan gerbong sebelumnya itu tidak bisa kemudian diangkat atau dipindah ke gerbong yang baru. Itu BIASA, tegas dirinya.

Nah akhir dari perlawanan loyalitas Aniss Matta ini apa? Nasir meyakini internal PKS akan tetap siap dan solid dalam menghadapi Pilpres 2019.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.