Klarifikasi Sukmawati Yang Menjadi Kontroversi

KoranHarian.Net, Klarifikasi Sukmawati Yang Menjadi Kontroversi - Sukmawati Soekarnoputri menjadi kontroversi karena bait puisi 'Ibu Indonesia' menyinggung syariat Islam seperti cadar dan azan.

Gelombang protes dan dengan respon melaporkan putri Proklamatror RI itu ke polisi karena puisinya yang mengandung Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan (SARA). Pihak Forum Umat Islam Besatu (FUIB) juga merasa tersinggung dan siap melaporkan Sukmawati ke Badan Reserse Kriminal Polri besok 05 April 2018.

Ketua FUIB memberi tanggapan, seharusnya Sukmawati lebih berhati- hati dalam bertutur kata dan bersikap yang berpotensi polemik. Tak etis menyinggung perbandingan azan dengan kidung ditambah syariat Islam yang disinggungnya sehingga ini jadi gaduh karena memuat SARA, ujar Rahmat.

Masa mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama soal penistaan agama diingatkan kembali oleh Sukmawati dengan kasus yang mengandur SARA sehingga berpotensi mengundang gaduh, figur yang sudah dikenal publik, perempuan 66 tahun ini dianggap tidak sensitif.

Bila tidak sensitif konsekuensinya ini pun jadi gaduh, Bicara sampaikan puisi di forum publik dengan konteksnya yang kurang pas, ujar Rahmat.

Sukma juga memberikan klarifikasi soal puisi kontroversialnya, karena dirinya tidak sependapat jika dinilai puisinya mengandung SARA. Dari segi pandang Sukma sebagaimana seorang budayawan dirinya menyatakan bait yang ada pada puisinya adalah fakta yang terjadi di Indonesia.

"Saya budayawati menyelami bagaimana pemikiran rakyat dari beberapa daerah yang memang tidak mengerti syariah Islam seperti di Indonesia Timur, Bali, dan daerah lainnya" ujar Sukmawati saat diklarifikasi.

Maksud bait puisinya perbandingan kidung Ibu Indonesia lebih merdu dari alunan azan adalah sebuah ekspresi dari dirinya sendiri. Ia juga memberi pendapat lantunan ibu-ibu saat bersenandung bisa menjadi lebih merdu. 

Kenyataannya memang tidak semua yang mengalunkan azan itu merdu ini kan seni dari suara, nah kebetulan yang menempel dikuping saya adalah alunan  ibu- ibu bersenandung, itu terdengar merdu. Itu semua optimi saya sebagai seorang budayawati,'ujar Sukmawati'. 

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.