Kasus Novel Seharusnya Protes ke Polisi Bukan ke Jokowi !!!

KoranHarian.NetKasus Novel Seharusnya Protes ke Polisi Bukan ke Jokowi !!! - Sudah satu tahun kasus penyiraman air keras Novel Baswedan masih belum terselesaikan karena pelaku belum ditemui.

Presiden Jokowi sendiri belum menentukan sikap terkait desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta kasus ini.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Jokowi sudah menyerahkan ke pihak kepolisian untuk mengupas tuntas masalah ini. Banyak pihak yang protes ke Jokowi karena masalah ini belum selesai.

Moeldoko heran dengan pihak yang protes, Pada saat di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Jumat 27 April 2019 dia memberi tanggapan 'kalau gak puas, pressure aja ke kepolisian tanyakan kenapa tidak dapat segera diselesaikan. Jangan semua arahannya ke Presiden'. 

Mantan Panglima TNI ini menegaskan, Pak Jokowi tidak melakakukan intervensi terhadap penanganan kasus Novel Baswedan, karena sudah di serahkan ke pihak kepolisian dan disepakati untuk mengusut kasus ini.

Dalam konteks hukum presiden mengurangi supaya tidak banyak intervensi pemerintah. Beri keleluasaan kepada mereka untuk bekerja, kalau mau protes silakan ke pihak kepolisian, jangan presiden donk.

Karena tidak semua kasus harus diselesaikan oleh kepala Negara, kita harus memberi kesempatan kepada Jokowi untuk mengurusi masalah besar, beri kesempatan untuk berpikir lebih strategis dan lebih besar.

Kasus Novel sudah dilimpahkan ke kepolisian Polres Jakarta Utara, yang sebelumnya ditangani Polda Metro Jaya. Pada 11 April 2017 silam Novel sempat disiram air keras yang menyenankan luka parah pada mata oleh orang yang tidak dikenal saat sholat subuh dan dilarikan ke rumah sakit.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.