Prabowo: Elite Hanya Mau Kaya, Beda Dengan Dirinya

KoranHarian.NetPrabowo: Elite Hanya Mau Kaya, Beda Dengan Dirinya - Prabowo mengunjungi Kerawang, Sabtu 31 Maret 2018 Prabowo kembali membahas elite yang secara sistematik telah mengabaikan Pasal 33 UUD 1945 sehingga kekayaan itu hanya bisa dinikmati segelintir orang.

"Karena mengabaikan Pasal 33 UUD 1945, Indonesia seharusnya sudah hidup kaya raya tanpa ada kesenjagan ekonomi namun kenyataannya kekayaan itu hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang" ungkap Prabowo.

Menurut UUD 1945 Pasal 33 semestinya Indonesia tidak memperbolehkan asas konglomerasi, satu keluarga dapat menguasai jutaan haktare. Prabowo mengatakan Indonesia adalah asas kekeluargaan bukan kapitalisme, menurutnya ini sangatlah miris dikarenakan 80 persen lahan dikuasai asing, 13 perseb dikuasai sedikit orang dan satu persennya dimiliki 250 juta rakyat Indonesia.

Kalangan Elite itu rakus, serakah, mental yang dimiliki pun mental maling dan hatinya beku serta tidak setia dengan rakyat , elite atau pimpinan itu hanya mau kaya sehingga mengakibatkan ketimpangan ekonomi dan kepemilikan lahan yang terjadi saat ini. Prabowo mengaku dirinya juga pemimpin atau elite namun dia berbeda, bedanya dia elite yang sudah sadar, sudah tobat, dan setia.

Prabowo juga mengakui saat dirinya mesih bergabung menjadi bagian dari rezim Order Baru, dirinya pernah tertarik pada neoliberalisme namun paham itu bohong. Pemerintah menggunakan pendekatan trickle down effect atau teori menetes ke bawah yang diperkenalkan Albert Otto Hirschman pencetus paham neolib namun kesejahteraan itu tidak menetes kebawah mala elite sendiri bawa itu semua keluar negri.

Alasan itulah yang membuatnya tidak suka pada elite terutama yang ada di Jakarta karena kebanyakan adalah penipu," Saya mantan komandan dari muda, jadi saya sudah terbiasa baca tampang anak buah sampai saya bisa tahu tampang penipu, elite di Jakarta saya lihat itu penuh tipu".

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.