Golkar Gusur Mahyudin dari Kursi Wakil Ketua MPR


KoranHarian.NetGolkar Gusur Mahyudin dari Kursi Wakil Ketua MPR - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto diusulkan menggantikan Mahyudin untuk menjadi wakil ketua MPR.


Ace Hasan Syadzily, Ketua DPP Partai Golkar setelah rapat mengungpakan
'di kantor DPP Partai Golkar sudah disetujui pergantian wakil ketua MPR kepada Titiek Soeharto' .

Ace menyatakan, pergantian itu adalah aspirasi agar ada wanita di dalam pimpinan MPR dan dia juga meyakinkan bahwa tidak akan ada konflik internal di dalam partai.

Mahyudin selaku Wakil dari Ketua MPR RI Partai Golkar tidak menerima hasil dari keputusan yang diambil Ketua Umum Airlangga Hartanto di rapat pleno Partai Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto yang akan menggantikan dirinya di Kursi Ketua Wakil MPR.

Airlangga Hartono selaku Ketua Umum Golkar sudah membicarakan pergantian ini dengannya dengan alasan  pergantian dirinya di Pimpinan MPR untuk penyegaran  serta rotasi biasa, disebabkan dirinya sedang dipersiapkan untuk menjabat lain( menteri ), Mahyudin mengungkapan bahwa itu bukan alasan sebenarnya.

Dirinya tidak akan mengundurkan diri, di karenakan menurutnya pergantian wakil ketua MPR tidak mengandung dasar, sehingga dapat menyebabkan kekisruhan di internal Partai Golkar,

Meningkatkan Elektabilitas yang seharusnya di laksanakan Golkar tapi ini malah membuah kisruh serta perpecahan baru.

Mahyudin mempertahankan haknya untuk tetap menduduki jabatan Wakil Ketua MPR dengan menyinggung aturan yang ada di Undang- Undang.

Negara Indonesia adalah negara hukum dan saya taat hukum,
Jabatan wakil Ketua MPR tidak dapat di gantikan dikarenakan dirinya tidak mengundurkan diri,

Karena di dalam Undang- Undang Tahun 2018 Nomor 2 dituliskan MPR, DPR, DPD, dan DPRD, serta Pimpinan MPR dapat digantikan apabila meninggal dunia , mengundurkan diri, ataupun diberhentikan.

Pimpinan MPR dapat diberhentikanpun jika diberhentikan  menjadi anggota DPR atau anggota DPD, atau tidak melaksanakan pekerjaan dengan berkelanjutan.

Masyudin menegaskan kembali, dirinya membantah pergantian itu, meskipun partai menginginkan pergantian tersebut, hal itu juga tidak akan terjadi dikarenakan tidak memenuhi syarat.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.