Letusan Gunung Agung



Koranharian.net, Gunung Agung meletus kembali sejak Sabtu hingga Minggu pagi (26 Nov 2017). Gunung yang terletak di Karangasem, Bali itu sudah mengeluarkan asap setinggi 
kurang lebih 2500-3000 meter.

Kepulan abu yang menerus, kadang-kadang disertai erupsi eksplosif, dan suara dentuman lemah terdengar sampai jarak 12 km dari puncak serta sinar api yang semakin sering teramati pada malam berikutnya menjadi penanda potensi letusan yang lebih besar akan segera terjadi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya, yakni di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area dalam radius 8 km dari kawah gunung dan perluasan sektoral ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan dan barat daya sejauh 10 km.

Dampak dari letusan Gunung Agung pun membuat sedikitnya 9.125 calon penumpang di Bandara Ngurah Rai, Bali dibatalkan penerbangannya. BPNB mencatat sebanyak 2.087 penumpang dibatalkan jadwal penerbangannya pada sabtu, 25 November 2017. Sementara permbatalan jadwal terbang pada Minggu, 26 November 2017 mencapai 7.108 penumpang.

AirNav Indonesia sebelumnya menyatakan Abu Vulkanik dari erupsi Gunung Agung telah menyebabkan 19 penerbangan Internasional rute Bandara Ngurah Rai dan Bandara Internasional Lombok terganggu. Wisnu mengatakan 18 dari penerbangan yang terganggu itu mayoritas berasal dari maskapai asing.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.