Neymar Digoda PSG ?


KoranHarian.Net, Setelah transfer saga Alvaro Morata berakhir, kini giliran striker Barcelona, Neymar yang menjadi sorotan. Ya, pemain asal Brasil itu dikabarkan segera bergabung ke PSG.

Tidak tanggung-tanggung, klub milik Nasser Al-Khelaifi ini pun akan menjadikan Neymar sebagai pemain termahal dunia dengan pembelian sebesar 222 juta euro atau setara dengan Rp 3,4 triliun.

Selain itu, PSG juga punya nilai yang bisa menggoyahkan Neymar. Ya, banyak rekan setim Neymar di timnas Brasil yang bermain di PSG antara lain Thiago Silva, Lucas Moura, dan Dani Alves.

Menariknya, Neymar sendiri seolah membiarkan isu ini menjadi liar. Belum ada komentar apapun darinya terkait transfer ini.

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengungkapkan tidak ingin menjual Neymar dalam waktu dekat. Ia mengklaim Barca tidak butuh uang dari PSG.

Namun Bartomeu bisa saja berubah pikiran jika memang Neymar ingin pergi. "Kami belum membicarakannya, tapi kami akan duduk dengannya ketika kami pulang (ke Spanyol)," ujarnya.

Ultimatum keras justru datang dari Gerard Pique. Salah satu pemain senior Barcelona itu berharap Neymar berpikir ulang jika ingin pindah Camp Nou.

"Sekarang semuanya terserah Neymar karena dia bisa membela klub mana saja. Dia bisa di PSG, Barcelona, Chelsea atau Manchester City," ujar Pique seperti dilansir Soccerway.

"Semua klub menginginkannya, jadi ini soal prioritas. Apa yang dia inginkan, uang yang lebih banyak atau gelar?" kata Pique menegaskan.

Tak hanya pihak internal Barcelona yang bicara soal transfer Neymar. Namun Presiden La Liga, Javier Tebas juga ikut campur.

Tetapi bukannya ingin mempertahankan Neymar. Tebas malah mempersilakan eks pemain Santos itu untuk pergi.

"La Liga dan Barcelona lebih besar dari Neymar. Saya lebih khawatir bila Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi yang pergi," kata Javier Tebas, dikutip dari Marca.

Tentu patut ditunggu kemana Neymar akan melanjutkan kariernya musim depan. Apakah bertahan di Barcelona atau pindah ke PSG dan mencari tantangan baru.

No comments

Powered by Blogger.