Sandiaga Uno Kembali Dipanggil Polisi karena hal ini

Sandiaga Uni Kembali Dipanggil Polisi karena hal ini

KoranHarian.Net, Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali mendapat panggilan dari Polda Metro Jaya. Panggilan tersebut berkaitan dugaan penggelapan jual-beli tanah di Curug, Tangerang.

Sandiaga rencananya akan diperiksa sebagai saksi untuk pihak terlapor lainnya Andreas Tjahyadi pada Selasa (20/6) pukul 10.00 WIB. Namun Sandiaga tidak dapat menghadiri panggilan tersebut karena berbenturan dengan agenda yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

"Kami ingin memenuhi panggilan tersebut. Tapi sayangnya bersamaan dengan jadwal pertemuan di luar kota, yang sudah disusun sejak dua bulan lalu," ujar Sandiaga melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (20/6/2017).

Sandiaga menyebut kasus tersebut terjadi belasan tahun lalu. Dirinya juga mengatakan tidak dapat menghadiri panggilan karena tidak didampingi kuasa hukum.

"Ini kejadian belasan tahun lalu. Saya tidak datang juga karena kuasa hukum juga sudah cuti," katanya.

Namun Sandiaga memastikan akan memenuhi panggilan tersebut bila telah mendapat pendampingan dari pengacara. "Kami akan memenuhi panggilan tersebut sebagai warga negara yang baik," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Andreas dan Sandiaga dilaporkan atas dugaan penggelapan jual-beli aset tanah senilai Rp 8 miliar yang diklaim sebagai tanah milik rekan pelapor Djoni Hidajat. Sedangkan pihak Andreas, melalui kuasa hukumnya, P Parulian, mengatakan tanah tersebut milik PT Japirex. PT Japirex adalah perusahaan industri rotan, di mana Sandiaga menjadi komisaris utama di perusahaan tersebut. Petinggi Japirex memutuskan melikuidasi perusahaan pada 1992, sehingga sejumlah aset kemudian dijual.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.