Dugaan Pelanggaran Istri Ahok, Panwaslu Jaktim Panggil Lurah Untuk Gali

Dugaan Pelanggaran Istri Ahok, Panwaslu Jaktim Panggil Lurah Untuk Gali

Dugaan Pelanggaran Istri Ahok, Panwaslu Jaktim Panggil Lurah Untuk Gali

KoranHarian.Com, Ketua Panitia Pengawa Pemilu (Panwaslu) Jakarta Timur Sahroji telah mengimbau, Lurah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, agar bisa untuk memenuhi panggilan pihaknya yang telah terkait dugaan pelanggaran kampanye, yang telah dilakukan oleh istri Ahok, Veronica Tan di wilayahnya.

Dalam pemanggilan ini berkaitan untuk dimintai beberapa keterangan yang terkait dalam kegiatan Posyandu di seluruh wilayah Kelurahan Kampung Melayu. Sebab Veronica Tan telah dilaporkan warga berkampanye dalam fasilitas kesehatan tersebut.

''Kan ini program Posyandu program kelurahan, dan program pemerintah daerah. Dan Lurah Cipinang Melayu juga sudah kita undang hari ini tapi tidak datang, kami pun ingin menanyakan apakah pelaksanaanya itu serentak di beberapa RW di Cipinang Melayu,'' kata Sahroji di Jakarta, Rabu 22 Maret 2017.

Sharoji juga menuturkan, keterangan Lurah Cipinang Melayu sangat diperlukan untuk ikut memutuskan apakah ada pelanggaran kampanye atau tidak yang telah dilakukan oleh Veronica.

''Iya musti harus datang besok agar persoalannya bisa cepat clear, kalaupun ada pelanggaran kan kita bisa berkoodirnasi dengan pihak kepolisian karena sudah Gakkumdu (Penegak Hukum Terpadu), Ibu Veronica Tan yang datang kesitu ternyata menggunakan baju identik mereka beberapa pendukung pakai baju identik (kotak-kotak), dan beberapa warga yang keberatan karena mereka yang datang menurut warga itu adalah sebagai bentuk kampanye,'' ungkap Sahroji.

Sahroji mengatakan, kedatangan Veronica di Posyandu RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu telah dikeluhkan oleh beberapa warga yang dianggapnya adalah sebagai salah satu bentuk dari Kampanye Pilkada, bukan untuk menyosialisasikan program pemerintah DKI.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.