Kacau Balau, Ahok Cuti Pengurusan KK dan Akte Kembali Rumit Dan Makan Waktu

Kacau Balau, Ahok Cuti Pengurusan KK dan Akte Kembali Rumit Dan Makan Waktu

Kacau Balau, Ahok Cuti Pengurusan KK dan Akte Kembali Rumit Dan Makan Waktu

KoranHarian.net - Warga dan Netizen ramai menyampaikan bahwa pelayanan kinerja PNS selama masa cuti ini terlihat sangat rumit dan lambat. Salah satu warga Tanah Kusir,Kebayoran Lama,Jakarta Selatan Supriyati Ningsih yang pun merasakan perubahan pelayanannya.

Pertama kalinya dia membuat Kartu keluarga karena pindah dari Tanggerang ke Tanah kusir terasa cepat dan rumit, dan itu juga pada saat ahok belum cuti. Nah, berbeda untuk sekarang, dia ingin mengurus akte kelahiran anaknya yang hilang.

Ketika berada di Dinsa Kependudukan dan Pencatatn Sipil Jakarta Selatan, Dia malah melihat hal yang mengejutkan. Ada 15 warga yang tengah mengantri untuk di layani dan hanaya ada satu dari enam pegawai yang melayani.

Ini beberapa curhatan dari para Netizen ketika Ahok Cuti :

"Pengalaman yg sama. Waktu urus perekaman e-ktp bulan ini,petugas2 kebersihan yg biasanya ada di TKP tugas (hehe..) malah pd ngumpul2 gak jelas di kantor kelurahan padahal jam 10 pagi."

"Beda suasana setahun yg lalu,gak ada para petugas2 pd ngumpul2,ngerokok2,ketawa-ketiwi."

"Pas ke mangga dua minggu kemarin,sungai sepanjang gunung sahari dah lumayan ada sampah,pdhl dulu q pesimis tuh sungai bisa beres,bahkan mustahil bau nya hilang."

"Tiga bulan yg lalu tuh sungai bersih dan tak bau. Sekarang sudah mengarah ke kotor.....dilematis sekali jakarta tanpa Ahok." Tulis di akun Facebook dengan nama Nauli Hutagalung.

Netizen lain pun berkomentar yang isinya masukan untuk Plt Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono.
"Tuuuh pak PLT Soni.....Jgn TPSS aja ....Tebar Pesona Sana Sini apalagi otak atik budget.....layanin masyarakat dong bkn aji mumpung," komentar Jennifer Brown.

"hahahahaha....selamat untuk warga DKI...., nasibmu ada dipilihanmu sendiri." imbuh Djalal Iskalil.

"Warga dki ntar kalau pilih selain ahok ...nyesek ntar," tambah Arief Setiyawan.

"Benar-benar beda yah..... heran." Sebut Linto Marpaung.

"DKI ingin pemimpin TEGAS tapi SANTUN. Terserah," tulis Yudha Adr.

Masih banyak komentar-komentar lainnya dengan pemikiran yang senada.
Beberapa berharap Plt Gubernur DKI bisa lebih tegas dan berikan sanksi tegas. (*)

No comments

Powered by Blogger.